yuliarso
November 20th 1978  (Age 31)
Male
Jakarta





Jadwal Sholat :

Arti dari nama saya :

IInsane
SShaggy
TTempting
IInnocent
YYummy
UUnreal
LLuxurious
IIntelligent
AAppreciative
RRounded
SSultry
OOrderly
MMesmerizing
UUseful
RRounded
TTempting
IImportant

Name / Username:

Name Acronym Generator
From Go-Quiz.com

<< December 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


rss feed
Sep 29, 2005
"BILA AL-QUR'AN MULAI BERBICARA"



Waktu engkau masih kanak-kanak.............
kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu', Aku kau sentuh
dalam keadaan suci, Aku kau pegang
Aku,kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa..............
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah...?
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji.......
Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali;
sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pngisi setormu.

Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian , kesepian.
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa
halaman.
Di waktupetang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....

Sekarang...seawal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat khabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka
surah2ku(Bismillah).
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu
Sepanjang perjalanan,radiomu selalu tertuju ke stasyen radio kesukaanmu
Mengasyikkan.

Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu
Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku

Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV.
Menonton siaran telivisyen
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu.........
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku
Atau waktu kematian saudara atau taulan mu

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Apakah TV, radio ,hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu
Itu janji Tuhanmu, Allah s.w.t

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...
Dan akhirnya.....
kubur yang setia menunggu mu...........
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu

Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan Akulah "Al-Qur'an",kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.

Peganglah Aku kembali.. .. bacalah aku kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasal dari Allah Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu.......
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhilah Aku kembali...

Baca dan pelajari lagi Aku....
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat
Seperti dulu.... Waktu engkau masih kecil
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....


Posted at 03:17 pm by yuliarso
Make a comment  

MERAJUT KASIH SAYANG KARENA ALLAH




Untuk Kawanku, Kekasihku semuanya...

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih. Selawat dan salam ke atas junjungan yang mulia, Muhammad SAW serta pengikut baginda hingga ke Hari Pembalasan.

Sabda Nabi S.A.W:

“Tidak beriman seseorang daripada kamu sehingga dia kasih kepada saudaranya sebagaimana dia mengasihi dirinya sendiri.”

“Andai tiada kasih, bagaimana hati bisa bersatu. Andai hati gulita, bagaimana terasa hangatnya cinta?”

Sahabat-sahabat seperjuangan yang dikasihi sekalian,

Hati ini sering bertanya, benarkah ada kasih antara kita? Andai sungguh seperti yang dikatakan, mengapakah antara kita masih ada sengketa? Mengapa kita masih saling berburuk sangka, lalu fitnah dan caci maki dilontarkan dimana-mana?

Kasih sayang itu baja. Hati yang gersang daripada kasih dan sayang seperti tanah yang kering kontang, tidak bisa menumbuhkan apa-apa. Tidak mampu memberi lantaran tidak memiliki. Sering pula diri bertanya, adakah hati kini dilanda kemarau kasih yang panjang?

Sahabatku semuanya,

Sejarah perjuangan Rasulullah SAW membuktikan kepada kita betapa ukhuwwah Islamiah atau ukhuwwah imaniah itu memainkan peranan yang penting dalam membina sebuah persatuan. Ukhuwwah Islamiah asasnya aqidah tauhid. Berbeda dengan hubungan yang bermotifkan kepentingan-kepentingan lain, ukhuwwah yang meletakkan cinta Allah sebagai matlamat utama sentiasa kukuh selagi aqidah Islam tersimpul dikemas di dalam hati. Kita yang beragama Islam pastinya perlu menanam cita-cita untuk membela Islam dan meletakkannya di tempat yang asal. Persoalannya, mampukah kita merealisasikan impian ummah itu sendirian? Pastinya tidak!

Oleh itu, adalah menjadi kewajiban kita semua untuk melaksanakan perintah Allah dalam surah Ali-Imran ayat 103:

“Dan berpegang teguhlah kamu dengan agama Allah sekaliannya dan janganlah kamu berpecah belah.”

Jangan pula kita yang menjadi api dalam sekam, gunting dalam lipatan yang tega menghancurkan kesatuan yang dibina sekian lama. Atau menjadi musuh yang hanya berani menikam dari belakang. Sikap melontar batu sembunyi tangan tidak wajar dimiliki golongan yang mengaku beragama islam. Jika merasakan diri pahlawan sejati, mengapa tidak terus sahaja mara ke gelanggang, tonjolkan identitas diri sebenar, dan buat perhitungan dengan penuh hemah? Tentunya natijah yang terhasil mampu memuaskan hati semua pihak dan dapat dikecapi generasi akan datang. Hakikatnya, sekarang bukanlah masa untuk mencari kelemahan dan kesilapan sesiapa, sebaliknya inilah waktunya untuk kita mewujudkan ikatan hati antara kita untuk mengukuhkan kesatuan yang sedia ada. Saling melengkapi ibarat batu-bata kerana Allah mengasihi orang-orang yang berperang pada jalanNya dalam satu barisan yang tersusun umpama sebuah bangunan yang teguh sebagaimana yang diterangkan dalam ayat ke-empat surah as-Saf.

Seruan ke jalan Allah itu bukti cinta sesama mukmin. Marilah kita berkasih sayang, merangkul ukhuwwah, bukan kerana yang lain, tetapi semata-mata demi KEKASIH HAKIKI.


Posted at 02:53 pm by yuliarso
Comment (1)  

HAKIKAT BAHAGIA



Bahagia itu dari dalam diri
Kesannya zahir rupanya maknawi
Terpendam bagai permata di dasar hati

Bahagia itu ada pada hati
Bertakhta di kerajaan diri
Terbenam bagai mutiara di lautan nurani

Bahagia itu ada di jiwa
Mahkota di singgahsana rasa
Bahagia itu adalah suatu ketenangan

Bila susah tiada gelisah
Bila miskin syukur pada Tuhan
Bila sakit tiada resah di jiwa
Bukankah Tuhan telah berfirman
Ketahuilah dengan mengingati Allah
Jiwa kan menjadi tenang

Kebahagiaan itu suatu kesyukuran
Bila kaya jadi insan pemurah
Bila berkuasa amanah
Bila berjaya tidak alpa
Bila sehat tidak lupakan Tuhan

Hakikatnya bahagia itu
Adalah ketenangan
Bila hati mengingati Tuhan

Semua insan kan mengerti
Maksud terseni Ilahi
Itulah zikir yang hakiki


Posted at 02:48 pm by yuliarso
Make a comment  

Sep 26, 2005
AWAS FLU BURUNG.....



PENGERTIAN

Flu Burung adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza yang menyerang burung/unggas/ayam . Salah satu tipe yang perlu diwaspadai adalah yang disebabkan oleh virus influenza dengan kode genetik H5N1 (H=Haemagglutinin, N=Neuramidase) yang selain dapat menular dari burung ke burung ternyata dapat pula menular dari burung ke manusia.

Penyebab

Penyebab flu burung adalah virus influenza tipe A . Virus influenza termasuk famili Orthomyxoviridae. Virus influenza tipe A dapat berubah-ubah bentuk (Drift, Shift), dan dapat menyebabkan epidemi dan pandemi. Berdasarkan sub tipenya terdiri dari Hemaglutinin (H) dan Neuramidase (N) . Kedua huruf ini digunakan sebagai identifikasi kode subtipe flu burung yang banyak jenisnya.

Pada manusia:

Hanya terdapat jenis H1N1, H2N2, H3N3, H5N1, H9N2, H1N2, H7N7.

Sedangkan pada binatang:

H1-H5 dan N1-N98. Strain yang sangat virulen/ganas dan menyebabkan flu burung adalah dari subtipe A H5N1.

Virus tersebut dapat bertahan hidup di air sampai 4 hari pada suhu 22 °C dan lebih dari 30 hari pada 0 °C. Virus akan mati pada pemanasan 60 °C selama 30 menit atau 56 °C selama 3 jam dan dengan detergent, desinfektan misalnya formalin, serta cairan yang mengandung iodin.

Gejala

Gejala flu burung dapat dibedakan pada unggas dan manusia.

Gejala pada unggas

  1. Jengger berwarna biru
  2. Borok di kaki
  3. Kematian mendadak

Gejala pada manusia

  1. Demam (suhu badan diatas 38 °C)
  2. lemas
  3. Pendarahan hidung dan gusi
  4. sesak nafas
  5. muntah dan nyeri perut serta diare
  6. Batuk dan nyeri tenggorokan
  7. Radang saluran pernapasan atas
  8. Pneumonia
  9. Infeksi mata
  10. Nyeri otot

Masa Inkubasi

Pada Unggas : 1 minggu

Pada Manusia : 1-3 hari , Masa infeksi 1 hari sebelum sampai 3-5 hari sesudah timbul gejala. Pada anak sampai 21 hari 

Penularan

Flu burung menular

dari unggas ke unggas,

dan dari unggas kemanusia, melalui air liur, lendir dari hidung dan feces.

Penyakit ini juga dapat menular melalui udara yang tercemar virus H5N1 yang berasal dari kotoran atau sekreta burung/unggas yang menderita flu burung.

Penularan dari unggas ke manusia juga dapat terjadi jika bersinggungan langsung dengan unggas yang terinfeksi flu burung. Contohnya: pekerja di peternakan ayam , pemotong ayam dan penjamah produk unggas lainnya. 

Unggas yang sakit oleh Influenza A atau virus H5N1 dapat mengeluarkan virus dengan jumlah besar dalam kotorannya. Virus itu dapat bertahan hidup di air sampai empat hari pada suhu 22 derajad celcius dan lebih dari 30 hari pada nol derajad celcius. Di dalam kotoran dan tubuh unggas yang sakit, virus dapat bertahan lebih lama. Virus ini mati pada pemanasan 56 derajat Celcius dalam 3 jam atau 60 derajad celcius selama 30 menit. Bahan disinfektan fomalin dan iodine dapat membunuh virus menakutrkan ini.

Virus flu burung hidup di dalam saluran pencernaan unggas. Burung yang terinfeksi virus akan mengeluarkan virus ini melalui saliva (air liur), cairan hidung, dan kotoran. Avian Virus influenza avian dapat ditularkan terhadap manusia dengan 2 jalan. Pertama kontaminasi langsung dari lingkungan burung terinfeksi yang mengandung virus kepada manusia. Cara lain adalah lewat perantara binatang babi. Penularan diduga terjadi dari kotoran secara oral atau melalui saluran pernapasan. 

Penyebaran flu burung di berbagai belahan dunia antara lain:

Ayam dan manusia di Hongkong. Selama wabah tersebut Pada tahun 1997 Avian Influenza A (H5N1) telah menginfeksi berlangsung 18 orang telah dirawat di rumah sakit dan 6 diantaranya meninggal dunia. Untuk mencegah penyebaran tersebut pemerintah setempat memusnahkan 1,5 juta ayam yang terinfeksi flu burung.

Pada tahun 1999, di Hongkong dilaporkan adanya kasus Avian Influenza A (H9N2) pada 2 orang anak tanpa menimbulkan kematian.

Pada tahun 2003, di Hongkong ditemukan lagi dua kasus Avian Influenza A (H5N1) dan satu orang meninggal.

Pada tahun 2003, di Belanda ditemukan 80 kasus Avian Influenza A (H7N7) dan satu diantaranya meninggal.

Pada tahun 2004 terjadi lagi 25 kasus Avian Influenza A (H5N1) di Vietnam (19) dan Thailand (6) yang menyebabkan 19 orang meninggal (5 di Thailand, 14 di Vietnam)

PENCEGAHAN

Pada Unggas:

  1. Pemusnahan unggas/burung yang terinfeksi flu burung
  2. Vaksinasi pada unggas yang sehat

Pada Manusia:

  1. Kelompok berisiko tinggi (pekerja peternakan dan pedagang):
  2. Mencuci tangan dengan desinfektan dan mandi sehabis bekerja.
  3. Hindari kontak langsung dengan ayam atau unggas yang terinfeksi flu burung.
  4. Menggunakan alat pelindung diri. (contoh : masker dan pakaian kerja).
  5. Meninggalkan pakaian kerja ditempat kerja.
  6. Membersihkan kotoran unggas setiap hari.
  7. Imunisasi.  

Masyarakat umum:

Menjaga daya tahan tubuh dengan memakan makanan bergizi & istirahat cukup.

Mengolah unggas dengan cara yang benar, yaitu :

Pilih unggas yang sehat (tidak terdapat gejala-gejala penyakit pada tubuhnya)Memasak daging ayam sampai dengan suhu ± 800 °C selama 1 menit dan pada telur sampai dengan suhu ± 640 °C selama 4,5 menit.

Basuh tangan sesering mungkin, penjamah sebaiknya juga melakukan disinfeksi tangan (dapat dengan alcohol 70%, atau larutan pemutih/khlorin 0,5%untuk alat2/instrumen)

Lakukan pengamatan pasif terhadap kesehatan mereka yang terpajan dan keluarganya. Perhatikan keluhan-keluhan seperti Flu, radang mata, keluhan pernafasan.

PENGOBATAN

Pengobatan bagi penderita flu burung adalah:

  1. Oksigenasi bila terdapat sesak napas.
  2. Hidrasi dengan pemberian cairan parenteral (infus).
  3. Pemberian obat anti virus oseltamivir 75 mg dosis tunggal selama 7 hari.
  4. Amantadin diberikan pada awal infeksi, sedapat mungkin dalam waktu 48 jam pertama selama 3-5 hari dengan dosis 5 mg/kg BB perhari dibagi dalam 2 dosis. Bila berat badan lebih dari 45 kg diberikan 100 mg 2 kali sehari.

KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dalam rangka mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh flu burung, pemerintah Indonesia telah mengambil beberapa kebijakan, di antaranya adalah sebagai berikut :

Memberikan konpensasi bagi peternakan rakyat selama 6 bulan dari 29 Januari - 30 Juli 2004 berupa DOC dan Pakan.

Memusnahkan semua unggas yang terserang flu burung dengan cara dibakar.

Mengadakan vaksinasi bagi ayam atau ternak unggas yang masih sehat.

Melakukan tindakan biosekuriti (pengawasan secara ketat terhadap lalu-lintas unggas produk unggas dan limbah peternakan unggas) untuk daerah yang bebas flu burung.

CATATAN PENTING

Penyebab flu burung di Indonesia adalah virus influenza tipe A subtipe H5N1.

    sumber:

    1. PUSAT DATA DAN INFORMASI PERSI - 21 September 2005

    2.  WHO : Avian Influenza-Fact Sheet 15 January 2004 

    3.  LITBANG DEPKES

 

 


Posted at 11:28 am by yuliarso
Make a comment  

Sep 23, 2005
MERENDA CINTA MENUAI SURGA


Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekuatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri. Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan. (AQ-surat Az-Zukhruf : 67-70)



Membaca ayat-ayat di atas, terbetik kerinduan akan surga dan perjumpaan dengan-Nya. Surga merupakan sesuatu yang telah dijanjikan Allah kepada umat-Nya, yang kenikmatan di dalamnya belum pernah terdengar, terlihat, maupun terfikirkan oleh manusia. Apalagi dapat berada di surga bersama orang-orang yang kita cintai –karena Allah tentu saja-.

Menurut Dr Scott Peck dalam The Roadless Travelled , cinta adalah suatu tekad untuk mengembangkan diri  dengan mengembangkan ruhani sendiri dan atau orang lain. Jadi cinta di sini –apalagi cinta karena Allah- bukan sesuatu yang egois atau maunya menang sendiri, tetapi tersimpan suatu konsekuensi untuk memberdayakan orang-orang yang kita cintai (untuk lebih jauh baca Cinta Pilar Ukhuwah), mentransfer kesadaran berada di jalan yang lurus dan mengaplikasikan petunjuk-petunjuk-Nya dalam keseharian untuk meningkatkan kehidupan beragana (ruhani) kita maupun orang-orang yang kita cintai.

Lalu ngapain sich kita musti mencintai orang lain karena Allah, bukankah ada daya tarik yang lain seperti kecantikan/ketampanan, kekayaan maupun keturunannya. Bukankah kita sendiri kadang sulit untuk menjawab jika ditanya mengapa mencintai orang lain? Jawaban yang paling sering muncul yaitu “Aku cinta karena orang lain pantas dicinta dan aku mencintainya”. Tetapi ternyata Rasulullah SAW telah memberikan petunjuk dan kemuliaan bagi orang-orang yang saling mencintai karena Allah dalam sunah-sunahnya.

Kemuliaan yang diberikan kepada orang yang saling mencintai karena Allah antara lain:

1.     Diangkat derajatnya

            “Sesungguhnya Allah Taala memiliki hamba-hamba yang disediakan bagi mereka mimbar-mimbar pada hari kiamat untuk mereka duduki. Mereka adalah suatu kaum yang pakaiannya bercahaya dan wajahnya bercahaya pula, mereka bukan nabi dan bukan pula pahlawan syahid.” Para sahabat bertanya: “Siapakah mereka itu, ya Rasulullah?” Nabi bersabda: “Mereka adalah orang-orang yang saling menziarahi pada jalan Allah dan orang-orang yang saling bergaul sesamanya pada jalan Allah.” (HR Thabrani dalam Al Ausath).

2.     Merupakan amal yang paling disukai Allah

            “Allah Taala telah mewahyukan kepada nabi Musa as, firman-Nya: “Hai Musa, sudahkah kamu berbuat amal apapun untuk-Ku?” Jawab Musa: “Tuhanku, aku telah bersembahyang untuk-Mu, dan telah berpuasa untuk-Mu, dan telah bersedekah untuk-Mu, den telah mengingat Engkau.” Maka Allah Taala berfirman: “Hai Musa, sesungguhnya shalat adalah suatu bukti kebenaran bagimu, dan puasa adalah perisai bagimu, dan sedekah adalah sebuah naungan bagimu, dan mengingat (dzikir) adalah cahaya bagimu. Maka amal apakah yang telah kamu perbuat untuk-Ku?” Musa berkata: “Tunjukkanlah kepada hamba suatu perbuatan yang adalah untuk-Mu” Allah berfirman: “Hai Musa, sudahkah kau berteman dengan seorang temanpun karena Aku dan sudahkah kamu memusuhi seorang musuhpun karena Aku?” (Al Hadits).

3.     Mendapat naungan pada hari kiamat

            “Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kamat: “Manakah orang-orang yang saling mencintai pada jalan-Ku. Maka demi kemuliaan-Ku dan keagungan-Ku, pada hari ini Aku payungi mereka dengan naungan-Ku, yaitu hari dimana tidak ada tempat berteduh selain pada naungan-Ku.” (Al Hadits).

4.     Mendapat pahala yang besar

            “Barang siapa yang berziarah pada saudaranya yang muslim maka dari setiap langkahnya akan mendapatkan pahala memerdekakan seorang budak wanita dan digugurkan seribu kesalahan daripadanya sehingga dia pulang. Lalu dituliskan baginya seribu kebaikan dan diangkatkan baginya suatu cahaya seperti cahaya ‘arasy di sisi Tuhannya. (Hadits Al Harits bin Abu Usamah).

5.     Dimasukkan dalam ahli surga dan disediakan tempat yang khusus

            “Tidakkah Aku beritahukan kepadamu sekalian orang-orang di antara kamu yang termasuk penghuni surga?” Kami berkata: “Tentu ya Rasul Allah.” Sabda Nabi SAW: “Nabi itu dalam surga, orang-orang yang beriman (shiddiq) itu di dalam surga, dan orang-orang yang mati syahid itu di dalam surga dan orang yang berziarah kepada saudaranya yang muslim yang tinggal di suatu sudut kota, yang ziarahnya itu hanya karena Allah, adalah di dalam surga.” (HR Abu Na’im Al Hafizh).

            “Sesungguhnya di dalam surga ada beberapa ruangan yang luarnya dapat dilihat dari dalamnya dan sebaliknya. Allah telah meneyediakannya bagi orang-orang yang saling mencintai, saling berziarah, dan saling berkorban pada jalan-Nya. (HR Thabrani).

6.     Dicintai oleh Allah

            “Seorang laki-laki telah berziarah kepada saudaranya karena Allah. Maka Allah mengirim seorang malaikat mencegatnya pada pintu masuk. Kata malaikat itu: “Hendak kemanakah anda?” Jawab laki-laki itu: “Saya akan ke si Fulan.” Tanya malaikat: “Apakah karena anda familinya?” Jawab laki-laki itu: “Tidak.” Tanya malaikat: “Jadi kenapa anda berziarah kepadanya?” Jawab laki-laki itu: “Saya mencintai dia karena Allah.” Maka kata malaikat itu: “Sesungguhnya aku adalah utusan Allah dan sesungguhnya Dia mencintai kamu dan juga dia (orang yang kamu ziarahi). (Diriwayatkan dari Abu Hurairah).   

            Sungguh besar sekali kemuliaan yang dijanjikan kepada orang yang saling mencinta karena Allah, saling berkunjung (berziarah) karena Allah dan saling berkorban untuk yang dicintai di jalan Allah. Seorang mukmin seharusnya memiliki kawan-kawan yang dicintai karena Allah Ta’ala. Menampakkan perilaku mereka yang bercinta, saling mendekat, bermufakat, membangun ukhuwah diniyah dan istiqomah di jalan-Nya. Berat memang, tapi masih MUNGKIN.

 


Posted at 10:05 am by yuliarso
Make a comment  

Sep 9, 2005
Wahai Bunda...



Wahai bunda
hanya Tuhan saja yang dapat membalas jasamu kerana Tuhan saja yang tahu penderitaanmu 

(Nasyid dari Nowseeheart)


Bunda........
senyummu menggetarkan jiwa
tawamu menghanyutkan raga
belaianmu melenakan sukma
curahan kasihmu menyisakan airmata

Bunda.....
kini kau jauh dari jiwa ini
namun kau tetap dekat dengan hati ini

Bunda......
aku sangat rindu.....sosokmu yang dulu
aku rindu.......belaianmu yang dulu
aku rindu.......senyumanmu yang dulu
aku rindu.......tawamu yang dulu

Ya Allah.....
bisakah aku merasakannya kembali
tubuh itu sudah sangat letih
jiwa itu sudah sangat lelah
batin itu sudah sangat rapuh

Bunda.......
kau selalu ada didoaku
izinkan aku tetap berbakti untukmu
izinkan aku untuk tetap memeluk tubuhmu
karena aku sangat menyayangimu

Bunda.......
janganlah kau pergi meninggalkanku
tetaplah jadi teman terbaikku
didalam masa pencarian dan penantianku
aku lemah.....lelah.....letih......

Bunda......
janganlah kau menjauhiku
tapi berilah aku semangat itu
didalam masa pencarian dan penantianku
aku butuh dirimu Bunda........

Bunda.......
ceritakan padaku masa-masa indahmu dulu
beri gambaran padaku tentang perjuangan hidupmu
sebagai bekal buatku, ketika masa itu telah tiba
Bunda.....aku takut menghadapinya sendiri.....

 

 

***

Dari Abu Hurairah Radiyallahu 'anhu berkata: Seseorang datang kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam dan bertanya,
"Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dariku?"
Beliau menjawab, "Ibumu."
Tanyanya lagi, "Kemudian siapa?"
Beliau menjawab, "Ibumu."
Tanyanya lagi, "Kemudian siapa?"
Beliau menjawab, "Ibumu"
Kemudian tanyanya lagi, "Kemudian siapa?"
Beliau mejawab, "Bapakmu."

(Muttafaq 'alaih).

***

 


Posted at 02:51 pm by yuliarso
Make a comment  

Sep 7, 2005
Inilah Aku, Dalam Gelisah Ku Mencarimu...

Inilah Aku apa adanya

 

Aku bukanlah laki-laki yang terbaik untukmu
Aku juga bukan pria terhormat yang ada bagimu
Aku tak punya harta yang kubanggakan
Aku tak punya jabatan yang kusandang

Aku bukan seorang yang punya kuasa
Aku juga bukan seoarang yang jumawa
Tak ada yang diandalkan
Tak ada yang di persembahkan

Adindaku...
Dimanapun engkau berada kini
Inilah diriku
Apa adanya untukmu

Jika kau menjadi istriku
Bukan harta yang ku persembahkan
Namun cinta dan kasih sayangku tercurah untukmu selalu
Senantiasa menemanimu

Jika engkau menjadi Pendampingku
Bukan Kekuasaan yang kuberikan
Namun perhatian dan kelembutanku
yang ku sentuhkan ke hatimu

Bukan janji untuk menjadi kaya
bukan pula janji untuk menjadi berkuasa
Ku hanya berikan hatiku kepadamu
sebagai janji akan cinta kasihku

Istriku dimanapun kau saat ini..

Inilah aku apa adanya

 

  

Dalam gelisahku…

 

Aku mengenal dia
Sebagai manusia biasa
Aku mengetahui dia
Sebagai sosok yang teramat sederhana

Tapi mengapa kau teramat indah dimataku
Mengapa kau begitu mempesona bagiku
Saat engkau hanya terlintas dalam anganku
Saat aku ingin lepaskan rasa kelu

Tuhan...
ijinkan aku untuk mencintai-Mu
mencintaimu dengan sepenuh hatiku
Merindu-Mu dalam setiap desah nafasku
Merenda kasih-Mu dalam setiap detak nadiku

Dan pabila ku t'lah kembali terjaga
Ijinkan kau kembali isi hariku
Dengan seorang yang tlah kau gariskan
Sebagai "pelita hatiku"

Pintaku....
Hibahkan hati-Mu pada jiwaku
Agar kugapai semburat angin Surgawi-Mu
Dan biarkan ku terlelap dalam Belai-Mu

Tuhan...Injinkan aku

 

  

Ku Mencarimu
 
Ribuan hari aku mencarimu
Jutaan kata terucap untukmu
Sampai kapankah 'kan terus begini

Masih adakah celah di dirimu
Yang masih bisa 'tuk kusinggahi
Pilihlah aku kapan engkau mau

Aku harus bisa menaklukkan
Hari–hari sendirian
Yang menjadi musuh besarku
Aku harus bisa menaklukkan
Malam–malam kesepian
Yang menjadi lawan tangguhku

Aku adalah ikhwan kesepian
Jauh dari naungan dan belum mendapatkan cinta
Menikmati dinginnya malam
Menikmati pedihnya hari

Serapuh kelopak sang mawar
Yang disapa badai
Saat aku berjalan sendiri
Menjalani beratnya hidup
Akhirnya ku menemukanmu
Saat ku bergelut dengan waktu
Aku sangat mendambakanmu
Jangan pernah berhenti
Mencintaiku…

Jika kau menjadi istriku nanti
Pahami aku, saat tertawa, saat menangis
Jika kau menjadi istriku nanti
Jangan pernah berhenti memilikiku
Hingga ujung waktu………………….(lirik : Sheila on7)


Posted at 08:56 am by yuliarso
Make a comment  

Sep 6, 2005
12 Ciri-ciri Sahabat...

Rasulullah saw pernah berpesan: "Agama seseorang itu terletak di atas agama atau jalan yang dipilih oleh rekannya". Oleh itu kita hendaklah berhati-hati dalam memilih siapa yang harus dijadikan sahabat.

Kehidupan setiap manusia memerlukan seseorang untuk dijadikan sahabat.Tidak ada sesiapa pun yang mampu hidup tanpa mempunyai kawan, seperti kata seorang ustaz, "Tarzan (kalaupun ceritanya benar) juga memerlukan sahabat!"

Betullah apa yang dikatakan oleh Rasulullah, siapa sahabat kita begitulah juga corak kehidupan kita.

Sahabat rapat Tarzan adalah orang utan, jadi begitulah cara kehidupannya, seperti cara berjalan, tidur hinggalah makan seperti seekor orang utan!

Jadi dalam bersahabat, kita mesti pandai membuat pilihan supaya tidak tersalah pilih.

Pilihan yang bijak bukan sekadar ketika ingin mendirikan rumah tangga,tetapi juga dalam memilih sahabat.

 

Apakah ciri-ciri seorang sahabat yang baik? Seorang bijak pandai berpesan kepada anak lelakinya: "Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut:

# Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu;

# Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu;

# Jika engkau memerlukan pertolongan daripadanya, dia akan membantu kamu;

# Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik;

# Jika dia mendapat sesuatu kebajikan (bantuan) daripada kamu, dia akan menghargai atau menyebut kebaikan kamu;

# Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik daripada kamu, dia akan menutupnya;

# Jka engkau meminta bantuan daripadanya, dia akan mengusahakannya;

# Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), dia akan menanyakan kesusahan kamu;

# Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, dia akan meringankan kesusahan kamu;

# Jika engkau berkata kepadanya, nescaya dia akan membenarkan kamu;

# Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya dia akan membantu kamu; dan

# Jika kamu berdua berselisih faham, nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan.

Sahabat Rasulullah, Saidina Ali ada berkata: "Saudaramu yang sebenar ialah orang yang sentiasa berada di samping kamu. Dia sanggup membahayakan dirinya demi kemaslahatan kamu. Orang yang setiap masa bekerja untuk keperluan kamu. Sanggup mengorbankan segala-galanya untuk kepentingan kamu."

Ada juga yang berpesan: "Sesiapa yang suka berkawan, tetapi tidak suka melebihkan kawan daripada diri sendiri, maka lebih baik dia berkawan dengan ahli kubur!".

Begitu sekali pesanan dalam memilih kawan. Marilah bersama-sama kita periksa diri masing-masing sama ada layak menjadi sahabat sejati atau hanya layak menjadi kawan kepada ahli kubur.

Siapakah sahabat paling rapat yang pernah kita miliki?

Bagi seorang anak, sahabat yang paling rapat ialah ibu dan bapanya,manakala bagi ibu atau bapa, anak adalah sahabat yang paling akrab dengan mereka.

Bagi seorang isteri, suami adalah sahabatnya dan begitu juga bagi suami, isteri adalah yang sepatutnya menjadi sahabat karib mereka.

Cuma persoalannya di sini, selepas kita mengetahui akan ciri-ciri seorang sahabat dan siapakah sahabat akrab yang kita ada, apakah sudah terlaksana persahabatan itu?

Sudahkah kita menjadi sahabat kepada anak dan kedua ibu bapa kita atau kepada pasangan kita?

Seorang remaja memilih remaja lain sebagai sahabatnya dan seorang bapa pula memilih bapa lain sebagai sahabatnya.

Sebenarnya, bukan kita tidak boleh memilih orang lain untuk menjadi sahabat, tetapi perlulah bijak memilihnya. Jangan tersalah pilih,nanti seperti Tarzan jadinya!

Jika kita adalah remaja, lihatlah dulu dengan siapa kita bersahabat.Sahabat yang baik umpama penjual kasturi yang mana wanginya akan tetap terpercik kepada kita, namun sahabat yang jahat akan memalit kejahatan itu kepada kita.

Jadilah insan yang bijak dalam memilih orang yang boleh dijadikan sahabat.


Posted at 09:22 am by yuliarso
Make a comment  

BINGKISAN BUAT SAHABAT

saudaraku seislam seaqidah
kerana Allah kita bertemu
kerana Allah jua kita bepisah
moga-moga atas pertemuan ini
terjalin simpulan ukhwah fillah
wa mahabbah fillah

teman,
bertemunya kita
bukan lagi untuk berpeluk mesra
lantaran masa
begitu pantas larinya
bahkan untuk sama-sama berlari
mencari jalan redhanya Ilahi

bukan lagi kini
masa bertanya khabar berita
kisah suka atau duka
namun mengertilah
tugas dakwah sedang menanti
'Sesungguhnya Aku jadikan di atas muka bumi ini khalifah' 
maka jika bukan kita
siapa lagi?

wahai teman
persekitaran kita tidak lagi murni
justeru manik-manik iman kian lerai dari ikatan

kuntum-kuntum akhlak dan budi
gugur layu satu persatu
masihkah kita duduk terpaku?
diam membisu?

namun ketahuilah
mujahadah,istiqamah,muraqabah ilallah
senjata utama

dugaan,cabaran,ujian,halangan,
itulah rancah perjuangan

 

buat sahabat seperjuangan yang ana kasihi fillah..

sahabat seperjuangan..tiada kata secantik bahasa ingin digambarkan betapa sayangnya ana pada kalian..betapa ana menghargai ikatan ukhwah yang kita bina bersama-sama..justeru terimalah seadanya..

pada penghujung perjuangan ini
kita singkap kembali
lembaran hari-hari kita bersama
detik pertemuan kita adalah
saat bermulanya khittah perjuangan ini
betapa sucinya perjuangan
sehingga menemukan kita
betapa kudusnya pertemuan kita
hingga membuahkan kasih sayang
antara kita saling memberi dan menerima
bersama mengejar maghfirah dan redha Ilahi
menggapai cinta Rabbul Izzati

perjuangan ini sesungguhnya
pahit untuk ditelan
seringkali menduga iman
menuntut kesabaran dan ketabahan
namun sahabat
ikhlas dan redhalah
kerana kita yakin dengan janji Allah
intansurullahayansurukum wa thabbit aqdamakum
betapa manisnya perjuangan ini
akan terus kita kecapi
di dunia abadi nanti

andainya pertemuan ini akan berakhir di sini
ingatlah sahabat
bahawa ukhwah fillah tidak akan mati
dan perjuangan ini akan terus dilestari

walau sesiapapun kita
walau dimana kita berada
deenul islam tetap akan dibela
dan kita pastikan satu hari nanti
dunia ini milik kita
milik perjuangan suci ini
milik islam yang abadi selamanya
kita dalam islam
islam dalam kita
dulu,kini dan selamanya


Posted at 09:20 am by yuliarso
Make a comment  

PERSAHABATAN SEJATI

 

oh tuhan..tunjukkan ku jalan..
untuk menempuhi dugaan ini....
teman maafkan jika ku melukaimu...
moga ikatan ukhuwah yang terbina..
keakhirnya...

Sesungguhnya ikatan akidah itu adalah sekuat-kuat ikatan.Se-sungguhnya orang-orang yang hidup di bawah naungan cinta dan persaudaraan Islam, persaudaraan kepada Allah dan lillahi taala akan mendapat merasai dan menikmati satu kebahagiaan yang hakiki, kepuasan jiwa yang tidak terperi di mana ia tidak dapat dikecapi orang-orang yang menilai hidup dengan nilai-nilai keduniaan yang fana ini.

Sesungguhnya suasana ukhuwah atau semangat persaudaraan Ikhwanul Muslimin yang telah dinikmati oleh anggotanya adalah seumpama air dengan ikan. Sekiranya ada di kalangan mereka yang menghadapi kesulitan, kelekaan, kelesuan, kealpaan atau mengikut pujukan syaitan tidak akan dibiarkan begitu sahaja supaya tidak hanyut dalam suasana sedemikian yang terdedah kepada kehancuran dan kebinasaan.

Muslim yang mempunyai sahabat yang baik tidak akan mengajak atau membiarkan mereka melakukan kehancuran tetapi akan memberi peringatan, menolongnya melawan godaan syaitan dan nafsu. Ini merupakan suatu bekalan yang besar sepanjang jalinan persahabatan.

Sesungguhnya sahabat yang baik adalah orang yang sentiasa mengingatkan kita kepada keba-ikan. Salah seorang Assalafuddin pernah berkata: “Laksanakanlah nasihat itu dengan cara apa pun iaitu dengan cara yang paling baik dan dan terimalah dengan apa cara yang baik. Sekiranya sahabat itu menegur kamu secara rahsia maka dia telah membaiki dan menghiasinya tetapi sekiranya dia menegur secara terang-terangan di hadapan khalayak ramai maka dia telah memalukan dan mengkhianati sahabatnya. Persahabatan yang baik menambahkan lagi kebahagiaan yang dikecapinya kerana penglibatan saudara-saudaranya bersama-sama di dalam kegembiraan itu akan dapat meringankan kepenatan dan kesesuaian semasa ia ditimpa bahaya dan bencana. Ini merupakan pembantu dan bekalan sepanjang jalan. Allah SWT telah berfirman di dalam al-Quran yang bermaksud : “Tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa dan janganlah kamu bertolong-tolongan dalam dosa dan permusuhan”.”

Jelaslah, arahan ini bukanlah ditujukan kepada individu se-mata-mata tetapi ditujukan khasnya kepada umum. Namun persahabatan yang baik dan kukuh adalah wajib dan lazim untuk orang-orang yang berjalan di atas jalan Allah SWT. Alangkah besarnya bekalan yang akan didapati oleh seseorang dalam persahabatan yang baik dan harmonis, berkasih-kasihan di jalan Allah untuk mendapat keredhaan dan kesempurnaan-Nya serta ganjaran baik dari-Nya lantaran perasaan cinta kepada Allah SWT, pandang-meman-dang sesama mereka penuh erti cinta yang ikhlas kerana Allah SWT, berjabat tangan kerana Allah dengan disulami senyum simpul terhias di wajah, saling ziarah-menziarahi, wasiat-mewa-siati serta ingat-mengingati ke arah kebaikan. Rasulullah SAW pernah bersabda, mafhumnya :
“Tujuh golongan yang akan di-naungi Allah di hari yang tiada lagi naungan kecuali naungan Allah yang satu. Salah satu dari-padanya ialah dua orang sahabatyang berkasih sayang kerana Allah, kedua-duanya bertemu kerana Allah dan berpisah kerana Allah.”

Allah SWT amat mencintai orang yang mencintai sahabatnya. Oleh kerana pentingnya persahabatan yang itu dengan segala kebai-kan dan faedah yang lahir daripada nya terhadap Islam dan umatnya maka kita dapati Islam serta syari-atnya memelihara nilai-nilai persa-habatan, mengawal dari dari segala perkara yang merosakkan perpadu-an serta mengharamkan daripada perkara-perkara yang membawa kepada sifat dengki, benci, menipu, berlaku curang, khianat, mengejek, bersangka buruk mencari kesalahan orang lain, memutuskan hu
bungan, hipokrit dan saling berpaling tadah (tidak setia). Ingatlah pesan Rasu-lullah SAW dalam sabdanya yang bermaksud : “Janganlah kamu saling putus-memutus hubungan, saling berpaling tadah, saling benci-membenci dan saling berhasad dengki. Dan jadilah kamu hamba-hamba Allah yang bersaudara. Dan tidak halal bagi seseorang muslim yang ber paling dari saudaranya melebihi dari tiga hari”.
Alangkah bahagianya kita dengan nikmat persaudaraan kerana Allah dan perlu kita memelihara nya dengan segala kemampuan dan cara yang ada.
Oleh itu wahai saudaraku ! Carilah sahabat yang soleh, bersa-habatlah dengan persahabatan yang baik kerana ia merupakan penolong dan bekalan sepanjang jalan.
“Sahabat yang baik adalah lebih mahal dari segunung emas permata. Oleh itu apabila kamu berdo’a janganlah kamu minta segunung emas permata tetapi mintalah dari tuhanmu sahabat yang soleh


Posted at 09:18 am by yuliarso
Make a comment  

Next Page